You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pintu Air Pesanggrahan Siaga Tiga
photo Doc - Beritajakarta.id

Pintu Air Pesanggrahan Siaga Tiga

Warga yang bermukim di daerah bantaran Kali Pesanggrahan diminta mewaspadai datangnya banjir kiriman. Pasalnya, sejak pukul 17.30, pintu air Pesanggarahan tercatat berstatus siaga tiga atau dengan ketinggian 170 sentimeter.

Dan tadi pukul 17.30 sudah setinggi 170 sentimeter atau siaga tiga

Petugas Piket Pusat Pengendali dan Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Muchtiyanto mengatakan, ketinggian air naik secara bertahap. Semula pada pukul 12.00 ketinggian air masih normal yakni setinggi 70 sentimeter. Namun sekitar pukul 17.30, ketinggian air  mencapai 170 sentimeter.

"Ketinggian air naik dimulai pada pukul 14.00 yakni setinggi 100 sentimeter. Dan tadi pukul 17.30 sudah setinggi 170 sentimeter atau siaga tiga," ujar Muchtiyanto, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (23/2).

Katulampa Siaga III, Warga Diminta Waspada

Pihaknya, sambung Muchtiyanto, telah berkoordinasi dengan petugas di sejumlah wilayah yang dilalui Kali Pesanggrahan untuk menginformasikan kepada warga agar lebih waspada. "Kita sudah koordinasikan dengan pejabat setempat," katanya. 

Adapun sejumlah wilayah yang diprediksi terdampak status siaga tiga pada Pintu Air Pesanggrajan ini diantaranya, Lebak Bulus, Pondok Pinang, IKPN, Ciledug Raya-Cipulir, Sukabumi Selatan, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Kedoya Selatan, Rawa Buaya, Kembangan, Green Garden-Kedoya Utara, Cengkareng, Kapuk Poglar-Kedaung Kali Angke, dan Kapuk Muara.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1177 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye929 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati